|
Written by Maria Magdalena
|
|
Monday, 15 April 2013 12:15 |
|
Tertawa bersama, bermain, bernyanyi, berkreasi, dan mendengar dongeng, itulah gambaran acara Klub Sinau Kids kemarin sore sampai malam. Acara kami buka dengan bernyanyi bersama, ada yang bernyanyi sambil ber-gangnam style, ada yang kecil-kecil tapi pandai bersiul, dan ada juga yang masih lesu karena baru bangun tidur. Semua tampak siap untuk berkegiatan bersama.
Lalu, acara kami lanjutkan dengan mendengar dongeng dari kak Olivia. Dongeng tentang tiga pohon yang memiliki cita-cita tentang kelanjutan hidupnya. Dongengnya sangat menarik. Ada Klub Sinau Kids yang sudah pernah mendengarkan cerita itu, lalu maju dan melanjutkan ceritanya. Ketika kak Olivia bertanya tentang cita-cita Klub Sinau Kids, ada yang menjawab jadi tentara, pembalap, eh tapi banyak juga yang menjawab "tidak tahu"! Mereka masih bingung mau jadi apa kalau besar nanti.

Setelah mendengar dongeng, Klub Sinau Kids dan para orang tua belajar lagu baru. Kami berdiri, melemaskan otot-otot sambil bergerak penuh keceriaan. Yang paling menarik dari gerak dan lagu yang diajarkan kak Olivia ini adalah bagian : "STOP! Pam-pam-pam-pam-pam-pam..." Kami ceria dan tertawa bersama.

Acara kami lanjut dengan mencari telur. Telur sudah disebar di halaman oleh kak Reni. Telur-telur diplastiki dulu supaya tidak kotor. Telur yang kami pakai adalah telur rebus, bukan telur mentah, supaya tidak kotor jika pecah cangkangnya. Eh, ada yang dapat 4 loh! Ada juga yang dapat 1. Tapi semua bisa menemukan telurnya. Setelah semua mendapatkan telurnya, kami mulai menghiasnya. Lihat foto di bawah ini, hasilnya lucu-lucu ya... Oiya, ada Klub Sinau Kids yang datang terlambat, karena kehabisan telur, maka Klub Sinau Kids yang lain pun belajar berbagi, yang dapat lebih dari satu telur membaginya pada teman yang baru datang.

Nah, setelah dihias, telur-telur lucu dan imut ini kami lombakan, yang paling bagus mendapatkan hadiah. Foto di bawah ini adalah telur-telur pemenangnya! Dari kiri ke kanan berurutan pemenang pertama sampai ke-5. Seru ya!

Setelah itu, Klub Sinau Kids belajar mencetak coklat. Seru! Satu panci coklat, dengan 9 sendok yang saling berebut untuk menyendokkan coklat ke dalam cetakan. Setelah semua coklat ada dalam cetakan, coklat itu lalu di didinginkan supaya membeku. Sementara menunggu coklat didinginkan, kami makan dan bermain bersama. Anak-anak tampak sangat akrab dalam bermain bersama, termasuk ada seorang bayi yang ikut ramai melihat kakak-kakaknya ribut bermain.

Acara kami tutup dengan tukar kado. Tapi, bukan "support group home education" namanya jika kami melewatkan acara tanpa sharing tentang home education. Sahring sumber-sumber materi, isu-isu ujian paket, dan segala hal tentang home education juga kami lakukan. Saat pulang, kami membawa semangat yang menyala dan keceriaan home education. Semangat terus Klub Sinau Kids! |
|
Last Updated on Monday, 15 April 2013 12:57 |
|
Written by Maria Magdalena
|
|
Tuesday, 12 March 2013 16:09 |
|
Hari ini kami belajar geologi bersama pak Mastepe Adi. Kami dijelaskan tentang terbentuknya gunung berapi, mengapa batu-batu bisa berbeda warna dan bentuk, terbentuknya daratan yang beraneka bentuk, dan lokasi sungai purba Bengawan Solo. Wah menarik semua penjelasannya. Apalagi dijelaskan dengan bahasa campuran yang terdengar lucu.
Pak Adi menggunakan alat bantu Google Earth dan berbagai gambar serta video. Senang bisa melihat gelegak lava yang keluar dari gunung berapi. Gambar berbagai daratan yang "terpotong" juga sangat menarik.
Teman-teman juga banyak yang membawa pertanyaan dari rumah. Seru deh. Ada seorang teman yang membawa koleksi batunya, lalu pak Adi menjelaskan tentang batu-batuan tersebut. Oiya, pak Adi juga membawa pegangan pintu, kami disuruh menebak material pembuat pegangan pintu tersebut. Pegangan pintunya bening seperti kaca, tapi ternyata terbuat dari batu! Keren ya!
Walaupun banyak adik-adik Klub Sinau Kids yang berlari kesana-kemari selama acara, tapi semua orang tua menyimak dengan penuh perhatian. Ini menunjukkan kepedualian orang tua home education terhadap pendidikan anak, yaitu adanya kebutuhan untuk selalu update ilmu, jika sewaktu-waktu diperlukan untuk menjawab pertanyaan anak.
Lain waktu acara seperti ini harus diadakan lagi. Seru dan penuh manfaat!






|
|
Written by Maria Magdalena
|
|
Tuesday, 13 November 2012 16:20 |
|
Tanggal 11 November 2012 keluarga home education Klub Sinau melakukan penjelajahan field trip ke Taman Nasional Baluran. Ada 3 rombongan yang berangkat. Rombongan dari Kediri dan Surabaya, berangkat Sabtu pagi, menginap di area Taman Nasional Baluran. Sedangkan rombongan dari Sidoarjo berangkat Sabtu malam, menginap di perjalanan. Canggihnya, tak satu pun dari kami ini pernah mengunjungi Taman Nasional Baluran. Kami semua sama-sama berbekal GPS untuk menuju ke sana, dan, tak satu pun dari kami yang tersesat! Hebat ya...!
Total rombongan kami berjumlah 16 orang. Rombongan saya sendiri sampai di Batangan (pintu gerbang Taman Nasional Baluran) pukul 03:30 WIB, lalu kami langsung diijinkan masuk ke Bekol, sekitar 12 km dari Batangan, namun karena jalan rusak, maka waktu tempuhnya lumayan lama, sekitar 1 jam. Kami berjumpa dengan rombongan dari Surabaya yang memang menginap di Bekol. Ketika kaki ini menginjak tanah Bekol, nuansa yang sangat alami langsung menerpa saya. Yang saya lihat adalah kemegahan gunung Baluran, dengan hutan tropis di seluruh permukaannya, dan savana yang membentang luas di hadapan kami. Tak ada listrik dan tak ada sinyal telepon/internet apapun di sana. Sebuah gubug penuh dengan tengkorak banteng, kerbau, kambing dan rusa menjadi center point di savana Bekol ini.
|
|
Last Updated on Tuesday, 13 November 2012 16:33 |
|
Read more...
|
|
Written by Maria Magdalena
|
|
Saturday, 19 May 2012 21:13 |
|
Klub Sinau bekerja sama dengan Homeschooler Malang mengadakan acara "Ketemuan Keluarga Home Education se-Jawa Timur"
Waktu : Minggu, 10 Juni 2012 Kumpul di gerbang Kebun Raya Purwodadi (Purwodadi - Pasuruan) pukul 08.00 WIB, dekat area kantin
Acara : - Identifikasi pohon dan buah, jika ada yang ingin membawa tanaman dari rumah, misalnya tanaman yang langka, silakan saja, nanti kita identifikasi bersama. - Nature art. Untuk acara ini kita akan membuat karya seni dengan bahan dari alam. Untuk keperluan ini silakan membawa sendiri peralatan yang diperlukan, misalnya gunting, lem, kertas, bunga kering, dsb. Persyaratannya : hanya boleh menggunakan daun/bunga/ranting yang telah gugur, tidak boleh merusak alam Kebun Raya Purwodadi. Hasil karya seni akan dipamerkan dan saling menginspirasi. - Sharing keluarga home education
Dalam acara ini tidak ada pungutan biaya. Biaya tiket masuk, akomodasi, dll ditanggung peserta.
Keluarga yang serius ingin ikutan di acara ini silakan mengisi formulir pendaftaran di link ini : https://docs.google.com/spreadsheet/viewform?formkey=dFdYbXZFc29PWHdFUGNsUVBkcDN4WlE6MQ
Untuk konsumsi, diharapkan peserta membawa makanan atau minuman untuk kita nikmati bersama-sama.
Mari bertemu dengan semangat kebersamaan! |
|
Written by Maria Magdalena
|
|
Monday, 14 May 2012 20:21 |
|
Hari ini (14 Mei 2012) saya mendapat email dari Majalah Gatra yang ingin mewawancara saya dalam rangka penulisan tentang homeschooling ditinjau dari berbagai sudut bahasan, baik dari sisi keluarga maupun dari sisi bisnis. Tulisan ini rencananya akan ditayangan pada majalah Gatra edisi 18 Mei 2012. Berikut ini adalah jawaban saya terhadap wawancara tertulis dari Gatra :
|
|
Last Updated on Tuesday, 15 May 2012 09:20 |
|
Read more...
|
|