Dari Sidoarjo saya berangkat jam 11.30 WIB, menuju gedung CCCL/IFI Surabaya dengan bemo, untuk menghadiri Bincang Edukasi Meet Up #4, sebagai pembicara di bidang homeschooling. Jam 12.30 saya lihat jam, wah sepertinya bakal telat sampai di tempat, karena jam segini saya masih di Waru, yang notabene masih wilayah Sidoarjo. Macet parah di daerah Gedangan. Belum lagi kalau bemo yang berikutnya harus ngetem lama di terminal Joyoboyo, wah pasti telat berat!
Benar. Jam 13.05 saya sampai di CCCL/IFI, tapi ternyata acara belum dimulai. Jam 13.30 acara baru dimulai. Saya ditaruh paling awal, soalnya pembicara yang pertama, Pak Sugeng dari Gerakan Tunas Hijau ternyata datang terlambat.
Seperti biasa, saya awali dengan apa yang landasan atau dasar dipilihnya home education oleh keluarga. Saya sampaikan bahwa saya lebih suka memakai istilah home education daripada homeschooling karena kalau “homeschooling” lebih terasa proses “school” daripada proses edukasi, dan proses edukasi itu lebih bersifat keseluruhan aspek hidup daripada hanya “school”.
Setelah rentetan presentasi saya selesai, hanya 8 menit, dilanjutkan oleh pak Sugeng. Pak Sugeng membahas tentang pendidikan lingkungan hidup yang dia jalankan di sekolah-sekolah maupun di kampung-kampung untuk membuat anak lebih sadar terhadap kelestarian lingkungannya. Presentasinya menawarkan program-program yang menarik untuk aktivitas anak-anak dalam belajar tentang lingkungan.
Selanjutnya adalah presentasi dari Rudy Cahyo, tentang Indonesia Bercerita. Pak Rudy memaparkan latar belakang pentingnya bercerita, dan pengaruh dongeng pada budaya masyarakat setempat. Saya senang mendengar presentasi pak Rudy karena ternyata telah membenarkan proses belajar home-ed kami selama ini. Salah satu proses belajar kami adalah dengan membaca atau mempelajari sesuatu, lalu menceritakan apa yang dibaca atau dipelajari itu secara lisan. Kenapa saya melakukan hal ini? Karena :
Saya bisa mengamati pemahaman anak melalui cerita yang dia sampaikan.
Anak belajar mengungkapkan pikiran secara lisan, ini membuatnya makin cerdas dalam komunikasi lisan.
Melalui cerita anak pula saya mendapat feedback tentang cara saya mendidiknya, apakah anak sudah cukup paham dengan cara penyampaian saya, atau belum. Apakah cara saya menyampaikan informasi sudah mengena bagi cara anak mencerna informasi, dst.
Saya juga seringkali membuat sendiri cerita-cerita untuk anak saya, terutama jika ada suatu nilai moral yang ingin saya tunjukkan pada anak. Mempelajari moralitas melalui cerita adalah cara yang sangat efektif.
Terakhir adalah pak Daniel M Rosyid yang memaparkan tentang gerakan pembinaan sukarelawan bunda PAUD. Gerakan ini adalah gerakan non profit yang bertujuan membangun kader-kader PAUD. Karena pada anak-anak PAUD dapat diletakkan suatu dasar karakter pembelajar yang baik.
Selanjutnya adalah sesi tanya-jawab. Lalu disusul sesi mengungkapkan kesan/saran tentang 4 pemaparan tadi dari semua yang hadir. Selanjutnya yang paling seru adalah sesi menyampaikan proyek tindak lanjut dari Bincang Edukasi Meet Up #4 ini, supaya ide-ide dari pemapar tidak menguap begitu saja tanpa kelanjutan yang positif. Setelah mengumpulkan ide proyek, lalu dilakukan voting. Dari sekian ide terpilih 1 ide : unit study bertema lingkungan hidup dengan penilaian dengan cara bercerita. Ide yang sangat menarik dan saya mendukung 100%. Ide ini dipimpin oleh ibu homeschooling, Adelien, sebagai Pimpro I, dan sebagai Pimpro II adalah pak Daniel M Rosyid. Semoga proyek ini mendatangkan banyak manfaat.
Intisari dari Bincang Edukasi Meet Up #4 ini adalah : inisiatif pendidikan yang terbaik biasanya berasal dari masyarakat, bukan pemerintah. Kemandirian dan kerja sama masyarakat harus ditingkatkan demi pendidikan anak yang menyeluruh dalam segala aspek. Dan kita harus berani bermimpi dan mewartakan mimpi itu untuk bersama-sama diwujudkan. Ke-4 pemapar dengan bidangnya masing-masing ini diharapkan oleh audience untuk bekerja sama mewujudkan suatu kondisi pendidikan anak yang lebih baik, karena ke-4 materi ini memiliki program yang sangat positif.
Klub Sinau sangat mendukung Bincang Edukasi Meet Up ini dan ke depannya berharap bisa aktif mengikuti setiap meet up-nya, sambil merangkai kerja sama dengan berbagai teman yang memiliki visi-misi dan semangat pendidikan yang sama : gerakan mandiri untuk pendidikan yang lebih baik!
Pendidikan meliputi berbagai aspek kehidupan. Pendidikan tak ada hubungannya dengan kehadiran di sekolah dan lembaga formal-nonformal lainnya. Event di bawah ini mengundang para pemerhati pendidikan untuk datang, memberikan ide-ide segar untuk pengembangan pendidikan.
Bincang Edukasi Meetup #4
Tempat : Centre Culture Linguistique Indonesie [CCCL] in Surabaya, Jawa Timur
Waktu : Sabtu, 21 Januari 2012, pukul 13.00 – 16.00 WIB
Bincang Edukasi adalah sebuah acara meetup dua bulanan di beberapa kota bagi para penggerak, pemerhati dan pemeduli pendidikan untuk saling berbagi mengenai gerakan, inisiatif dan ide pendidikan yang mereka miliki atau telah jalankan, serta mendiskusikan berbagai topik dan tren terhangat di dunia pendidikan.
Acara akan dibagi menjadi dua sesi besar. Sesi pertama adalah sesi presentasi di mana 4 pembicara akan berbagi tentang gerakan dan ide pendidikannya. Masing-masing pembicara akan mendapat waktu 17 menit tanpa tanya jawab. [Tanya jawab dilakukan di sesi informal sesudah acara.] Sesi kedua adalah sesi diskusi pendidikan dengan format World Cafe Conversation di mana semua peserta dan pembicara akan memunculkan ide-ide praktis bagi perbaikan pendidikan Indonesia.
Pembicara Bincang Edukasi #4:
>> Prof. Daniel M. Rosyid | Sekolah Sang Saudagar, Gerakan pembinaan sukarelawan bunda PAUD, penasihat Dewan Pendidikan Jawa Timur
>> Maria Magdalena | Praktisi Homeschooling, Klub Sinau | @invinitelearn
>> Rudi Cahyo | Gerakan Indonesia Bercerita | @rudicahyo
>> Gerakan Tunas Hijau [pembicara masih dikonfirmasi]
Pendaftaran bisa dilakukan melalui link ini atau bisa juga dengan mengirim email kepada
This e-mail address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it
dengan menyebutkan nama dan nomor telepon.
Informasi tambahan tentang Bincang Edukasi: http://www.bincangedukasi.com
Tak terasa sudah 4 tahun Klub Sinau berkiprah. Tantangan demi tantangan dihadapi. Ada rasa syukur juga dalam setiap tantangan itu, karena selalu ada teman yang mendampingi.
Sebagai rasa syukur dan terima kasih untuk teman-teman yang selalu mengapresiasi dan menginspirasi Klub Sinau, maka, kami mengadakan 3 acara yang bisa diikuti oleh semua keluarga homeschooling Indonesia, baik yang ada di Sidoarjo, maupun di luar Sidoarjo, yang ada di Indonesia maupun di luar Indonesia.
Acara Puncak Hari Ulang Tahun Klub Sinau ke-4 akan diadakan pada :
Hari Minggu, 27 November 2011 Pukul 10.00 WIB
Bertempat di : Rumah Keluarga Akhmad Guntar, Jl. Walet PV/36, Rewwin, Waru - Sidoarjo.
Pendaftaran dikenakan biaya Rp. 10.000,- (per keluarga, untuk biaya booking tempat saja, biaya ini akan dikembalikan saat acara, bagi yang hadir saja), yang bisa dibayarkan melalui rekening : Bank Mandiri 141-000-422-6643 a.n Budiman Husain. Untuk pendaftaran silakan mengisi form pendaftaran keikutsertaan acara puncak hari ulang tahun Klub Sinau ini
Dengan acara :
Perkenalan tentang Klub Sinau dan sekilas homeschooling kepada keluarga homeschooling yang baru ingin mengetahui seluk beluk homeschooling.
Sementara orang tua belajar, anak-anak akan bermain bersama.
Pengumuman pemenang kompetisi prakarya dari bahan daur ulang dan pemberian penghargaan untuk catatan inspirasi keluarga homeschooling
Rangkaian acara Ulang Tahun Klub Sinau ke-4 ini disponsori oleh :